Mitos dan Fakta Kopi untuk Ibu Hamil

originals.id – Kopi berbahaya bagi kehamilan. Ini tak sepenuhnya mitos, Mam. Penelitian menunjukkan adanya peningkatan risiko keguguran atau persalinan dini pada Mama hamil yang mengonsumsi minuman berkafein. Kendati demikian, bukan berarti Mama hamil dilarang minum kopi, asalkan jumlahnya dibatasi.

The American College of Obstetricians and Gynecologists pada 2010 menyatakan, ibu hamil dapat mengonsumsi kafein hingga 200 miligram per hari tanpa meningkatkan risiko keguguran ataupun kelahiran prematur. Namun, sebelumnya Mama hamil juga perlu tahu, zat aktif yang terkandung di dalam kopi menyebabkan frekuensi berkemih meningkat (termasuk pada janin). Apalagi jika asupan cairan pada Mama juga kurang, dapat menyebabkan kekurangan cairan atau dehidrasi, baik pada Mama maupun janin. Bukan cuma itu.

Kandungan kafein pada kopi juga akan membuat Mama sulit tidur karena otak terpengaruh, yaitu menjadi selalu siaga. Sering sulit tidur tentu akan mengganggu kesehatan Mama, semisal mudah lelah dan rasanya penat, padahal tidak melakukan aktivitas berlebihan. Keadaan sulit tidur juga akan menyebabkan Mama stres. Stres ini berkepanjangan akan membuat Mama tak nyaman, sehingga janin pun terpengaruh.

Fakta dan Mitos Seputar Nyeri Haid

Minuman bersoda dapat mengatasi nyeri haid dan memperlancar haid. Sakit-tidaknya haid serta kelancarannya dipengaruhi oleh hormon dan faktor psikis, jadi tak ada kaitannya sama sekali dengan minuman bersoda. Normalnya, siklus haid sekitar 21—36 hari dengan rata-rata 28 hari, sedangkan lamanya masa haid sekitar 3—7 hari. Nyeri haid wajar terjadi, dimulai sehari sebelum tiba haid dan umumnya berlangsung 2—3 hari.

Nyeri haid yang dirasakan setiap perempuan berbeda-beda, ada yang merasa sedikit terganggu namun ada pula yang justru sangat terganggu hingga tak dapat beraktivitas. Untuk membantu mengurangi nyeri haid, ada beberapa hal yang dapat dilakukan. Antara lain dengan melakukan kompres hangat atau pemijatan ringan (lakukan gerakan memutar dengan menggunakan ujung jari) di bawah perut.

Konsumsi minuman hangat namun hindari yang mengandung kafein, alkohol, dan tinggi gula karena kandungan tersebut dapat memperparah nyeri. Bila nyeri cukup mengganggu, berbaringlah dengan posisi kaki sedikit diangkat atau berbaring miring dengan lutut ditekuk. Obat antinyeri haid yang dijual bebas boleh dikonsumsi apabila nyeri teramat mengganggu, tentu baiknya juga diperiksakan ke dokter. Jadi, solusinya bukan mengonsumsi minuman bersoda ya, Mam.

Bagaimanapun, minuman bersoda tak dianjurkan karena bisa mengancam kesehatan. Konsumsi minuman bersoda yang rutin dalam jangka panjang dapat memengaruhi keseimbangan hormon dan siklus menstruasi. Belum lagi kandungan gula dan kalorinya yang tinggi, sehingga dapat menyebabkan kegemukan, baik pada orang dewasa maupun anak-anak.

Sekalipun dalam kemasannya tertulis “free calorie” atau “diet”, penelitian selama 8 tahun terhadap 800 responden membuktikan, mereka yang minum sebotol soda diet setiap hari cenderung mengalami peningkatan bobot tubuh. Sementara pada anak-anak usia 5 tahun, penelitian menunjukkan adanya peningkatan perilaku agresif, penarikan diri, dan sulit konsentrasi.

Baca juga “ tempat kursus ielts terbaik di Jakarta “ agar lebih percaya diri dalam menghadapi tes ielts.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *