Uncategorized

Meredam Egosentris Si Prasekolah

lesbahasainggris.co.id – Pola asuh yang tepat dapat memuluskan berlalunya sikap egosentris anak di usia prasekolah. Caranya?

– Tanamkan moral positif. Ia perlu memahami bahwa ada orang lain yang mungkin berbeda pendapat dengannya. Menghadapi beda pendapat pun tidak dengan amarah atau konflik. Beberapa buku terkait dengan ini bisa membantu si prasekolah memahami soal menghargai pendapat orang lain. Bila perlu bermain peranlah dengannya. Diskusikan sesuatu yang sederhana yang membuat Mama/Papa memiliki pendapat berbeda dengannya. Biarkan ia berargumentasi untuk mempertahankan pendapatnya. Begitu juga kita. Sedikit demii sedikit ia akan belajar memahami bahwa beda pendapat itu adalah hal biasa.

– Beri contoh tepat. Salah satu hak anak adalah tumbuh dalam lingkungan yang baik dengan mendapat contoh yang tepat dari Mama Papa. Nah berusahalah untuk tidak memaksakan kehendak pada anak, dengarkan pendapatnya, dan jangan menunjukkan perdebatan sengit antara Mama Papa di depan anak. Beberapa tayangan teve juga bisa memperkuat perilaku mau menang sendiri, jadi waspadalah.

– Bangun empati anak. Dengan melatih empati anak, ia akan lebih peduli kepada lingkungannya. Mengarahkan anak untuk mau menolong anak yang sedang kesusahan, menolong teman yang terjatuh, bersedia meminjami alat tulis bila teman tak punya, dan sebagainya. Anak dengan empati yang terasah akan lebih mudah diajak bekerja sama dengan temannya.

– Berikan reward. Kesediaan anak untuk bekerja sama dengan temannya dan tidak mau menang sendiri, perlu diapresiasi. Pujian, pelukan, ciuman, akan membuatnya merasa dihargai.

Inilah Yang Dipikirkan Anak Di Fase Egosentris

Ahli psikologi perkembangan dari Universitas Harvard, Howard Gardner menggambarkan fase egosentris sebagai berikut. “Seorang anak kecil merupakan sosok egosentris total. Bukan karena dia selalu memikirkan kepentingan dirinya, justru sebaliknya, dia tidak memiliki kemampuan berpikir tentang dirinya sendiri.”

Lebih lanjut Gardner menjabarkan fase egosentris seperti ini:

• Seorang anak yang memiliki sifat egosentris tidak dapat untuk membedakan dirinya sendiri dengan dunia yang ada disekitarnya. Serta tidak mampu untuk membedakan dirinya sendiri dengan orang lain.

• Dia menganggap orang lain memiliki kesedihan dan kesenangan yang sama dengan dirinya.

• Dia berpikir bahwa setiap celotehannya pasti dimengerti dan orang lain memiliki perspektif yang sama dengan dirinya, bahkan hewan dan tumbuhan pun dianggap memiliki satu kesadaran dengan dirinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *