Ini 4 Hal Yang Wajib Diketahui Dari hemodialisis!

Tempat Cuci Darah Jakarta Di Renalteam.org – Dialisis terkait erat dengan kerusakan ginjal, di mana ginjal tidak berfungsi dengan baik. Untuk pasien dengan masalah ginjal, dialisis atau hemodialisis telah menjadi praktik umum.

Dikutip oleh KidsHealth, ketika ginjal tidak berfungsi dengan baik, tubuh dapat mengalami banyak masalah, termasuk masalah persendian dan tulang, sakit tubuh, kelelahan, kulit gatal, masalah tidur dan anemia. Menurut Dr. Akbari Wahyudi Kusumah, SpU, dari Rumah Sakit Mayapada di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, gagal ginjal ibarat knalpot yang patah.

“Karena gas buang rusak, zat berbahaya di dalam kendaraan tidak bisa keluar,” kata Dr Akbari yang dikutip AFP.

Prosedur dialisis itu sendiri membutuhkan peralatan medis khusus. Seperti mesin dialisis dan pipa untuk mengalirkan darah ke tubuh pasien. Bisakah mesin dan selang digunakan bergantian beberapa kali? kemudian merangkum, dari berbagai sumber, empat hal yang perlu diketahui tentang dialisis.

  1. Tidak selalu seumur hidup

Banyak orang masih berpikir bahwa setelah dialisis selesai, Anda harus melakukannya seumur hidup. Pendapat ini tidak benar karena penyebab gagal ginjal bervariasi dari orang ke orang.

“Oleh karena itu, dialisis tergantung pada penyebab semua orang, dialisis adalah eliminasi racun karena kegagalan fungsi ginjal, tanpa memperbaiki ginjal,” tambah Dr. Akbari.

  1. Gunakan mesin khusus

Dalam prosedur dialisis, mesin khusus digunakan untuk menggantikan fungsi ginjal. Darah tubuh akan dilepaskan melalui selang untuk dibersihkan dari kotoran tubuh. Selang digunakan untuk mengalirkan darah dari tubuh pasien ke tabung dialer (tabung pencuci darah).

Ada dua jenis tabung, tabung sekali pakai dan yang digunakan kembali oleh pasien yang sama. Proses ini biasanya memakan waktu sekitar empat jam dan harus dilakukan tiga kali seminggu di klinik cuci darah. Beberapa klinik akan melatih pasien untuk merawat rumah mereka.

  1. Dialisis tidak sakit

Dialisis tidak sakit. Bagi mereka yang benar-benar membutuhkan dialisis, jika mereka absen dari kegiatan ini, itu melemahkan mereka. Ini disebabkan racun yang tidak keluar secara optimal dari tubuh, serta akumulasi cairan yang berlebihan di dalam tubuh.

  1. Tidak ada alternatif untuk transplantasi ginjal

Jika seseorang bosan datang dan pergi di klinik atau rumah sakit. Karena itu transplantasi ginjal adalah solusi ketika pasien menerima organ dari tubuh orang lain. Ini dapat sangat membantu orang dewasa dan bahkan anak-anak dengan gagal ginjal karena, setelah operasi, mereka mungkin tidak lagi memerlukan perawatan dialisis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *