Usaha

3 Jenis Pupuk Padi Terbaik yang Wajib Petani Tahu

Pernah gak anda sebagai seorang petani sudah melakuan pemupukan padi guna meningkatkan hasil panen padi tapi hasilnya justru mengecewakan? Ini bukan pengalaman anda sendiri banyak orang yang memang mengalami hal yang sama.

Beberapa sebabnya antara lain adalah karena kesalahan dalam memberikan pupuk yang tepat, dosis berlebih atau kurang, hingga waktu pemberian yang kurang tepat. Hal ini akan mengurangi efektivitas dari pupuk itu sendiri sehingga hasilnya kurang bagus.

Berikut kami sajikan mengenai beberapa jenis pupuk padi terbaik yang bisa anda coba sehingga diharpakan bisa meningkatkan produksi padi hingga naik 20 hingga 30 % lebih banyak.

  1. Pupuk Urea

Bila dibilang ini bukan hanya pupuk padi yang paling bagus, namun semua tanaman bagus menggunakan ppupuk ini. Sebenarnya kandungan terbesar di udara ini adalah N yang merupakan komposisi dari Urea. Namun karena tanaman tidak bisa menyerap N dan memproduksinya untuk keperluan dirinya, maka sangat dibutuhkan N dari tanah.

Untuk itulah pemberian pupuk urea jangan sampai telat. Karena bila telat pada pempukan 1, nantinya akan menyebabkan tanaman kuning dan kurang sehat. Jadi perhatikan waktu terbaik kapan harus mulai melakukan pemupukan pertama.

  • Pupuk NPK

NPK memiliki kandungan yang lebih komplit dan bukan hanya sekedar kandungan N saja. Pupuk ini lebih cocok digunakan pada pemupukan kedua atau pemupukan tahap akhir. Kombinasi N P dan K memberikan dampak baik bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Terlebih saat padi bunting unsur N P dan K sangatlah dibutuhkan.

Varietas padi umur pendek seperti padi m400 serta padi cakrabuana 04, tentunya membutuhkan pemberian NPK lebih awal karena padi ini termasuk genjah sehingga bunting lebih awal.

  • Pupuk petroganik

Jarang para petani yang memanfaatkan pupuk petroganik. Selain karena hasilnya tidak seinstan pupuk kimia, pupuk ini pun memiliki kandungan unsur hara yang lebih rendah sehingga membutuhkan pupuk dalam jumlah banyak atau bahkan sangat banyak.

Namun perlu anda tahu bahwa organik ini adalah pupuk yang  mampu memelihara ekosistem tanah dari waktu ke waktu. Sehingga kesuburan tanah tetap terjaga. Karena bila tanah telah rusak, walau diberi pupuk kimia dalam jumlah banyak sekalipun itu tidak efektif.

Jangan lupa bagi anda yang suka bertani dan berkebun selalu kunjungi blog ini. Kami selalu ada untuk anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *