Persyaratan KPR Rumah Baru Syariah Beserta Dokumen yang Dibutuhkan

KPR menjadi salah satu solusi yang banyak dipilih untuk bisa memiliki rumah idaman. Untuk bisa mendapatkan KPR ini pun, anda harus membuat pengajuan terlebih dahulu. Dalam pengajuan KPR ini sendiri, ada beberapa persyaratan yang harus anda penuhi supaya pengajuan diterima. Dari sekian banyak penyedia KPR, BPRS Al Salaam terbukti kian diminati. Hal ini dikarenakan BPRS Al Salaam menawarkan persyaratan KPR rumah yang mudah dipenuhi.

Persyaratan KPR Rumah

BPRS Al Salaam menawarkan kemudahan persyaratan KPR untuk membantu anda mendapatkan rumah yang selama ini anda inginkan. Sebelum mengulas persyaratan KPR, alangkah baiknya jika anda mengetahui kriteria nasabah. Dimana untuk kriteria nasabah ialah berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) yang mempunyai sumber penghasilan. Dengan begitu, nasabah mampu melakukan pengembalian pembiayaan untuk melancarkan proses KPR. Tak hanya perorangan, BPRS Al Salaam juga melayani KPR untuk badan usaha. Selain kriteria nasabah, pastikan anda juga mengetahui jangka waktu angsurannya. Dimana jangka waktu maksimalnya sampai 10 tahun.

Kini beralih ke persyaratannya. BPRS Al Salaam akan menerima pengajuan KPR apabila nasabah mempunyai sumber pengembalian pembiayaan. Dalam mengajukan KPR pun, anda harus menyertakan slip gaji, surat keterangan gaji atau bisa juga laporan keuangan usaha bagi wiraswasta. Selain itu, nasabah juga harus bersedia untuk membayar uang muka (DP) senilai 20% dari harga pasar penilaian BPRS Al Salaam.

Disamping itu, dalam mengajukan KPR, persyaratan yang dibutuhkan juga mencangkup dokumen yang dibedakan berdasarkan profesi, yakni karyawan, wiraswasta dan badan usaha. Adapun dokumen yang harus disiapkan meliputi surat permohonan pengajuan pembiayaan KPR iB yang asli, fotokopi KTP, fotokopi KTP suami/istri, fotokopi KK, fotokopi akte nikah/cerai, fotokopi slip gaji selama 3 bulan terakhir, fotokopi keterangan domisili, bukti rekening koran selama 3 bulan terakhir, fotokopi laporan keuangan usaha, fotokopi SHM rumah yang ingin dibeli dan fotokopi SPPT PBB.

Hanya saja, untuk karyawan tak perlu menyiapkan fotokopi laporan keuangan usaha dan wiraswasta tak membutuhkan fotokopi slip gaji selama 3 bulan terakhir. Sementara badan usaha tak perlu membawa fotokopi KTP suami/istri, fotokopi KK, fotokopi akte nikah/cerai dan fotokopi slip gaji selama 3 bulan terakhir. Persyaratan KPR rumah ini berlaku untuk rumah baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *