Uncategorized

Tata Cara Sholat Jenazah

Shalat Jenazah atau sholat Ghoib tidak sama bersama dengan shalat biasa, shalat ini gak kenakan ruku’, sujud, i’tidal dan tahiyyat, cuma bersama dengan 4 takbir dan 2 salam, yang dikerjakan didalam suasana berdiri.

Najasyi dikabarkan masuk Islam sesudah di awalnya seorang pemeluk Nasrani yang taat. Namun begitu mendengar berita kerasulan Muhammad SAW, beliau kelanjutannya menyatakan diri masuk Islam.

Membaca Surat Al-Fatihah

Membaca Shalawat kepada Rasulullah SAW

Doa Untuk Jenazah

Dalilnya adalah sabda Rasulullah SAW:
“Bila kalian menyalati jenazah, maka murnikanlah doa untuknya.” (HR. Abu Daud : 3199 & Ibnu Majah : 1947).

Diantara lafaznya yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW pada lain:
“Allahummaghfir lahu warhamhu, wa’aafihi wa’fu ‘anhu, wa akrim nuzulahu, wa wassi’ madkhalahu, waghsilhu bil-ma’i watstsalji wal-baradi.”

Doa Setelah Takbir Keempat
Misalnya doa yang berbunyi :
“Allahumma Laa Tahrimna Ajrahu wa laa taftinnaa ba’dahu waghfirlana wa lahu..”

Salam

Syarat Shalat Jenazah

Shalat Jenazah serupa halnya bersama dengan Sholat yang lain, yaitu wajib menutup aurat, suci berasal dari hadast besar dan kecil, suci badan, pakaian dan tempatnya serta menghadap kiblat.

Mayit sudah di mandikan dan terhitung sudah di kafani.

Letak mayit di sebelah kiblat orang yang menyolati, kecuali kecuali sholat di letakan di atas kubur atau sholat ghaib.

Tata Cara dan Doa Sholat Jenazah

Lafazh Niat Shalat Jenazah

Niat Shalat Jenazah Laki-Laki:
“Ushallii ‘alaa haadzal mayyiti fardlal kifaayatin (makmuuman/imaaman) lillaahi ta’aalaa..”

Niat Shalat Jenazah Wanita:
“Ushallii ‘alaa haadzihil mayyitati fardlal kifaayatin (makmuuman/imaaman) lillaahi ta’aalaa..”

Artinya:
“Aku niat shalat atas jenazah ini (Laki-Laki/Wanita), fardhu kifayah sebagai (makmum/imam) lillaahi ta’aalaa..”

Takbir Pertama

الله أكبر
“Allahu Akbar”

Membaca Surat “Al Fatihah”

Surat Al Fatihah

“Bismillahirrahmanirrahim”
“Alhamdulillahi rabbil ‘alamiin..”
“Arrahmaa nirrahiim..”
“Maaliki yaumiddiin..”
“Iyya kana’budu waiyyaa kanasta’iin..”
“Ihdinaasshirratal mustaqiim..”
“Shiratalladzina ‘an’amta ‘alaihim ghairil maghduubi ‘alaihim waladhdhaaliin..”

Takbir Kedua

الله أكبر
“Allahu Akbar”

Membaca Shalawat kepada Nabi SAW:
أللهم صَلِّ علي سيدنامحمد وعلي ألِ سيدنا محمد كما صَلَيْتَ علي سيدنا إبراهيم وعلي أل سيدنا إبراهيم وبارِكْ علي سيدنا محمد وعلي أل سيدنا محمد كما باركت علي سيدنت إبراهيم وعلي أل سيدنا إبراهيم في العالمين إنك حميد مجيد
“Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala ali sayyidina Muhammad kama shallaita ‘ala sayyidina Ibrohim wa ‘ala Sayyidina Ibrohim wa barik ‘ala Sayyidina Muhammad wa ‘ala Sayyidina Muhammad kama barakta ‘ala Sayyidina Ibrahim wa ‘ala ali Sayyidina Ibrahim fil ‘alamina innaka hamidun majid..”

Takbir Ketiga

الله أكبر
“Allahu Akbar”

Membaca:
“Allahummagh firlahu warhamhu wa’aafihi wa’fu anhu..”

Artinya:
“Ya Allah, ampunilah dia, berilah rahmat, sejahtera dan maafkanlah dia”

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ اْلأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ
Artinya:
Ya Allah! Ampunilah dia (mayat) berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia (dari {beberapa|sebagian|lebih berasal dari satu} perihal yang tidak disukai), maafkanlah dia dan tempatkanlah di area yang mulia (Surga), luaskan kuburannya, mandikan dia bersama dengan air salju dan air es. Bersihkan dia berasal dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan pakaian yang putih berasal dari kotoran, berilah rumah yang lebih baik berasal dari rumahnya (di dunia), berilah keluarga (atau istri di Surga) yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia), istri (atau suami) yang lebih baik daripada istrinya (atau suaminya), dan masukkan dia ke Surga, jagalah dia berasal dari siksa kubur dan Neraka.

Takbir Keempat

الله أكبر
“Allahu Akbar”

Membaca:
اللهُمّ لاتَحرِمْنا أَجْرَهُ ولاتَفْتِنّا بَعدَهُ واغْفِرْ لنا ولَهُ
“Allahumma la tahrim naa ‘ajrahu walaa taftinnaa ba’dahu waghfirlanaa walahu..”

Artinya:
“Ya Allah janganlah kita tidak Engkau beri pahalanya, dan janganlah Engkau beri fitnah kepada kita sesudahnya, dan berilah ampunan kepada kita dan kepadanya”

“Salam” Kekanan dan Kekiri
“Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh..”

Artikel Terkait:
Tata Cara Sholat Jenazah & Tata Cara Sholat Jenazah dan Bacaanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *