Kesehatan

Mitos Olahraga Malah Bikin Sakit

Olahraga Malah Bikin Sakit

Apakah anda doyan olahraga, mungkin kita sering mendengar jika olahraha berlebihan malah bikin sakit. Apakah itu benar, mari kita dengar para ahli membahasnya. Silakan dibaca dan dipahami artikel berikut ini

Olahraga dan Sakit

Faktanya berolahraga tidak harus menyakitkan untuk mendapatkan hasil yang bagus. Faktanya, jika olahraga menyakitkan tubuh, mungkin ada yang salah dengan metode olahraga Anda. Mitos olahraga malah bikin sakit tidaklah benar atau salah. Jika terjadi rasa sakit dan nyeri pada awalnya memang wajar, tetapi jika nyeri berkelanjutan, maka artinya Anda berlatih terlalu keras. Rasa sakit pada otot yang terjadi lebih dari 48 jam setelah berolahraga adalah peradangan dan kerusakan pada jaringan elastik yang mengelilingi serat otot. Beri waktu otot untuk beradaptasi dan jangan berlatih terlalu banyak dalam waktu yang terlalu singkat atau Anda akan berisiko cedera otot.

Tips pintar berolahraga

Bila merasa nyeri atau sakit padahal hanya berolahraga sebentar, kemungkinan kita tidak melakukan pemanasan terlebih dahulu. Jika melakukan olahraga, pasti terjadi pernapasan anaerob yang akan menyebabkan terjadinya timbunan asam laktat dalam otot akibat penggunaan oksigen tubuh yang berlebihan begitu menurut danta-article. Semakin lama berolahraga timbunan asam laktat semakin banyak, maka semakin lama pula rasa nyeri hilang. Olahraga malah bikin sakit harus disesuaikan kebutuhan olahraga Anda, pelajari cara pernapasan yang tepat, dan jangan lupa melakukan pemanasan terlebih dahulu sebelum melakukan olahraga. Train smarter, not harder!

Olahraga dan Lemak

Jika kita berhenti berolahraga, maka otot akan berubah menjadi lemak. Faktanya Lemak dan otot adalah dua jaringan yang berbeda. Faktanya, otot akan menyusut ketika Anda tidak berolahraga, sementara Anda terus makan dengan porsi seperti pada saat olahraga walaupun Anda sudah tidak berolahraga. Olahraga malah bikin sakit tidaklah benar. Hasilnya adalah kalori yang Anda makan lebih banyak dari yang dibutuhkan tubuh sehingga tubuh akan menyimpannya sebagai lemak. Hal inilah yang membuat Anda gemuk ketika berhenti berolahraga.

Demikianlah artikel ini yang dilansir dari danta-article , semoga bermanfaat ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *