Kesehatan

Cara Menghitung Masa Subur Setelah Haid Agar Cepat Hamil Dengan Benar

cara menghitung masa subur setelah haid agar cepat hamil

Ketika punya rencana untuk punya momongan, maka Bunda perlu tahu cara menghitung masa subur setelah haid agar cepat hamil secara benar.

Ini sangat penting, sebab masa subur adalah saat di mana terjadi pelepasan Sel Telur (atau yang biasa juga disebut Ovum) yang telah matang dari indung telur ke tuba fallopi… selanjutnya di tuba fallopi inilah sel telur akan dibuahi oleh sperma.

Jadi kalau ingin cepat hamil, maka hal pertama yang harus dilakukan tentu saja adalah mengetahui kapan masa subur ini terjadi, dengan begitu maka Bunda bisa melakukan hubungan intim diwaktu yang tepat setelah haid.

Masa Subur Haid Teratur 28 hari

Kalau Bunda punya siklus haid teratur 28 hari, maka sangat mudah menghitung masa suburnya, ikuti langkah berikut…

Dari Hari Pertama Haid Bunda saat ini, hitung 14 hari kedepan dan itulah Masa Subur Bunda (disebut Puncak Masa Subur).

Contoh,

Misal Hari Pertama Bunda Haid tanggal 7 Oktober, maka tinggal tambah dengan 14 (7 + 14 = 21 Oktober).

Kemudian kurangi dan tambahkan dengan 3, maka itulah rentang Masa Subur Bunda.

21 – 3 = 18 dan 21 + 3 = 24

Jadi Masa Subur Bunda adalah dari tanggal 18 s/d 24 Oktober.

Itulah cara menghitung masa subur setelah haid agar cepat hamil kalau Bunda punya haid teratur.

Masa Subur Haid Tidak Teratur

Untuk Bunda yang haid nya tidak teratur, maka untuk bisa tahu kapan masa suburnya Bunda HARUS tahu 6 siklus haid Bunda terakhir berturut-turut.

1 Siklus Haid dihitung dari Hari Pertama Haid saat ini sampai Hari Pertama Haid berikutnya.

Misal Bunda mulai haid tanggal 7 Oktober, kemudian mulai haid lagi tanggal 5 November, maka lama hari dari 7 Oktober s/d 5 November yaitu 29 hari disebut sebagai 1 siklus haid.

…Sekarang kita anggap 6 siklus haid Bunda berturut-turut adalah: 26, 29, 30, 31, 28 dan 27.

Kita anggap juga Hari Pertama Haid Bunda dari haid yang terakhir adalah tanggal 10 Oktober.

Berikutnya kurangi siklus haid terpendek dengan 18 (26 – 18 = 6), terus kurangi juga siklus haid terpanjang dengan 11 (31 – 11 = 20).

Dari sini maka didapatlah Masa Subur Bunda yaitu 6 hari s/d 20 hari dari tanggal 10 Oktober.

10 + 6 = 16 dan 10 + 20 = 30

Jadi Masa Subur Bunda adalah tanggal 16 s/d 30 Oktober.

Selanjutnya apa?

Bunda tinggal melakukan hubungan intim pada Masa Subur tersebut maka dengan begitu peluang Bunda untuk bisa berhasil hamil jadi sangat besar.

Penting diperhatikan, jangan mengabaikan tentang Masa Subur ini, karena kalau dibulan ini Bunda melewatkannya, maka Bunda harus menunggu bulan berikutnya.

Apakah kalau berhubungan pada Masa Subur sudah pasti hamil?

Belum tentu! Karena ada banyak faktor yang mempengaruhi peluang kehamilan, tapi kalau Bunda sudah mengetahui Masa Subur, setidaknya Bunda sudah menjalankan salah satu dari tips cara cepat hamil setelah haid selesai yang sangat efektif.

Kalau Bunda ingin tahu lebih banyak tentang apa saja faktor penentu bisa tidaknya wanita hamil, maka silahkan klik link di atas.

Disitu dijelaskan 7 hal yang harus Bunda lakukan untuk meningkatkan peluang terjadinya kehamilan.

Demikian penjelasan tentang cara menghitung masa subur setelah haid agar cepat hamil dengan benar, silahkan dipraktekkan sehingga Bunda bisa segera punya momongan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *