Biaya Listrik Naik Terus? Cobain Pakai Panel Surya Menurut Yuk! Ini Biaya yang Bakal Kau Keluarin

Pada Maret 2017 tarif listrik naik jadi Rp 1.034 per kWh, dan kembali naik per 1 Mei menjadi Rp 1.352 per kWh perlu panel surya. Untungnya, pada 1 Juli tarif listrik gak jadi mengalami kenaikan.

Meski seperti itu, yang namanya kenaikan tarif listrik pasti bakalan ada terus, dan tanpa disadari itu terang dapat menguras kantong. Apalagi jika pemakaian listriknya cukup intens.

Panel Surya

Ini makin parah jika gak ada kesadaran untuk mematikan barang elektronik yang tidak terpakai. Charger yang diizinkan tertancap di colokan listrik, contohnya. Memang gak ada hape yang terhubung, melainkan kepala adaptor charger itu terus menyedot listrik, lho.

Tetapi jangan cemas. Sembari berupaya memperbaiki kebiasaan itu, kita dapat memanfaatkan panel surya yang dikombinasikan dengan listrik PLN.

Ada setidaknya tiga efek positif menggunakan panel surya di rumah, adalah:

– Dapat listrik cuma-cuma

Dengan ukuran 160 cm x 110 cm x 3,5 cm, panel surya sudah dapat mengakomodasi kebutuhan 1.000 watt listrik. Lumayan banget kan.

Panel surya ini dapat menampung hingga 1000 watt listrik lho! (Panel Menurut / panelsuryajakarta)
Setidaknya lampu-lampu rumah dapat menyala tanpa aliran listrik berbayar dari PLN. Listrik cuma-cuma dapat didapatkan dari cahaya sang surya. Selama gak hujan tiap-tiap hari, rumah bakal terus terang tanpa listrik PLN.

– Ramah lingkungan

Pemanasan global udah makin gawat. Apabila ingin berkontribusi terhadap pencegahan dampaknya, gunakanlah panel surya.

Dengan mewujudkan listrik sendiri dari panel surya, muatan pembangkit listrik PLN akan berkurang. Artinya, kerusakan lingkungan sebagai akibat operasional pembangkit dapat diminimalkan.

– Membantu tempat lain

Di Indonesia, masih banyak tempat yang belum teraliri listrik. Kita dapat membantu pemerintah menyelesaikan hal ini dengan mewujudkan listrik sendiri.

Jadi, prioritas pembangkit adalah mengaliri listrik tempat lain yang masih gelap. Memang gak segala tempat bakal terang, melainkan setidaknya kita iudah berkontribusi membantu tempat lain yang pastinya juga butuh listrik.

Investasi Panel Menurut

Nah, jika udah tahu keuntungannya, kira-kira berapa dana yang harus kita siapkan untuk pasang panel surya di rumah?

Tetapi salah satu produsen panel surya, paket lima panel berukuran 160 cm x 110 cm x 3,5 cm dihargai Rp 26 juta. Biaya sudah termasuk aki. Karena harga bervariasi tergantung kelengkapan dan jumlah panel yang dibutuhkan, kisarannya adalah Rp 3-7 juta per panel.

Biaya yang dikeluarkan untuk pemasangan panel surya tergolong investasi. Apabila, kelak ada penghematan dalam tagihan listrik.

Satu panel berukuran 0,5 meter persegi dapat mewujudkan listrik paling tidak 80 watt peak (WP). Apabila dalam sehari rata-rata cahaya sang surya dapat dimanfaatkan empat jam, adalah pukul 10.00-14.00, listrik 320 watt (80 WP x 4 jam) dapat diproduksi dari satu panel itu.

Dengan dua panel, ada listrik 640 watt. Listrik sebesar itu cukup untuk membuat lima lampu berdaya 10 watt menyala selama 12 jam. Makin banyak panel, makin besar listrik yang diwujudkan.

Apabila tarif listrik Rp 1.352 per kWh, ada penghematan sebesar Rp 865,28 per hari dari listrik 640 watt yang diwujudkan panel. Angka itu didapatkan dari perkalian 640 watt jam (Wh) x Rp 1.352 per kWh.

Dalam sebulan, ada penghematan Rp 865,28 x 30 = Rp 25.958,4. Menurut setahun, berarti hemat Rp 311.500,8. Biaya baru dari listrik 640 watt yang diwujudkan dua panel surya, lho. Apabila panel surya lebih banyak, tentu lebih besar penghematannya.

Tetapi laporan Bisnis.com, secara umum pemakaian panel surya dapat menghemat tagihan listrik 15-35 persen. Apabila tagihan per bulan Rp 1 juta, contohnya, dengan penghematan minimal 15 persen, ada sisa dana Rp 150 ribu yang gak disetorkan ke PLN.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *