Situs Sejarah Terbaik Untuk Dikunjungi di Prancis

Prancis telah memainkan peran yang menarik dalam sejarah dunia sejak manusia menetap di gua-guanya sampai perang dunia terbesar dan seterusnya. Apakah Anda seseorang penggemar sejarah berpengalaman atau Anda hanya sedikit ingin tahu ihwal masa lalu, terdapat relatif poly situs bersejarah, monumen, serta keajaiban arsitektur di Prancis buat mengklaim perjalanan balik sesudah bepergian balik . Faktanya, ada begitu poly kawasan bersejarah yang harus dilihat sehingga sering sulit buat mengetahui dari mana wajib memulai.

Jadi, sesudah Anda menandai Menara Eiffel, Arc de Triomphe, dan Katedral Notre Dame, putar ketua Anda ke sepuluh situs bersejarah favorit pribadi kami pada Prancis. Setiap pemberhentian pada daftar ini benar-sahih tidak selaras berasal yang lain, memberikan rasa situs sejarah terbaik Prancis yang menyeluruh dan unik sepanjang sejarah. Kami tidak dapat memikirkan rencana perjalanan yg lebih baik buat pemula di L’Hexagone.

  1. Mont-Saint-Michel

Gereja di zenit Mont-Saint-Michel dibangun pada awal abad ke-8, dan Bila Anda bertanya kepada orang yg sempurna, mereka akan memberi tahu Anda bahwa ini atas perintah Malaikat Tertinggi Michael sendiri. Selama bertahun-tahun sehabis pembangunannya, bangunan serta jalan lain menanjak pada sampingnya hingga Mont-Saint-Michel akhirnya menjadi kota kecil, dan kemudian dinamai Situs Warisan global UNESCO.

Hari ini telah menjadi tujuan ziarah primer selama berabad-abad, belum lagi menjadi hit dengan para wisatawan. Itu terletak pada teluk kawasan Brittany serta Normandia bergabung, sepertinya mengambang bebas di hari-hari air pasang.

  1. Pemakaman Père Lachaise

Pemakaman Père Lachaise adalah taman terbesar serta kuburan terbesar pada Paris. Didirikan di tahun 1804 dan sejak itu telah berkembang di 44 hektar huma. lahan ini menampung 70.000 petak pemakaman yg ditandai, namun tidak ada yg memahami pasti berapa poly orang yg sudah dimakamkan di sini selama bertahun-tahun (tebakan terpelajar berkisar antara 300.000 sampai 1.000.000). namun, satu hal yg pasti: segudang selebritas telah menemukan daerah peristirahatan kekal mereka pada Père Lachaise.

3. Nîmes Arena

Di tahun-tahun kekaisaran besar itu, Nîmes Arena artinya rumah bagi permainan tradisional Romawi. Bentuknya yang elips memesona menyampaikan pemandangan pertunjukan yg tidak terhalang pada 20.000 penonton yg tertampung di 34 baris kawasan duduk. dua taraf arena dan loteng atasnya ditutupi oleh enam puluh lengkungan batu, dan seluruh jaringan galeri menggunakan tak kurang dari 126 tangga yang mengarahkan pengunjung ke tempat duduk mereka.

Ketika Kekaisaran Romawi tidak ada lagi, Visigoth membarui Nîmes Arena sebagai benteng tempat berkumpul dan bermain judi slot online. lalu, selama abad pertengahan, sebuah desa mungil didirikan di pada temboknya, lengkap menggunakan sumur, rumah, gereja, dan kastil.

4. Gua Lascaux

Penemuan yg membarui hidup asal seseorang remaja Prancis serta sahabat-sahabat mudanya pada tahun 1940-an, gua-gua Lascaux berisi lebih berasal enam ratus lukisan binatang berasal zaman Paleolitikum Atas. Lukisan-lukisan yg menutupi dinding dan langit-langit gua secara belum pasti diperkirakan berusia kurang lebih 17.000 tahun, sebuah proyek seni berkelanjutan asal beberapa generasi.

Lascaux dibuka buat umum setelah Perang global II, namun sebab jumlah pengunjung meningkat menjadi kurang lebih 1500 per hari, sejumlah akbar karbon dioksida yg dikeluarkan oleh napas insan mulai merusak seni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post