Penemuan Fosil Dinosaurus di Prancis Menjadi Buah Bibir

Penemuan fosil dinosaurus di Prancis telah menggegerkan warga setempat dan saat ini menjadi buah bibir di kalangan penduduk desa sekitarnya. Sejumlah arkeolog peneliti di Prancis sebelah barat daya baru saja mengklaim atas temuannya mengenai tulang paha dinosaurus berukuran raksasa dari sebuah kawasan penggalian fosil.

Proses menggali fosil dinosaurus sudah berjalan cukup lama hingga melebihi dari sepuluh tahun lamanya atau satu dekade. Fosil tersebut memiliki panjang luar biasa untuk ukuran tulang paha karena dapat mencapai ukuran dua meter lebih dari tinggi manusia normal secara umumnya.

Penemuan Fosil Dinosaurus di Prancis Menjadi Buah Bibir

Setelah menjalani berbagai penelitian, peneliti mulai mencoba mencari jenis hewan dinosaurus apakah yang mereka temukan. Belakangan baru terungkap bahwa itu berasal dari tipe sauropoda, sebuah dinosaurus herbivora yang punya leher super panjang berikut ekornya pun seukuran demikian mampu membuat siapapun geleng – geleng kepala.

Pakar penelitian hewan prasejarah terbagi menjadi beberapa bagian besar, salah satunya mengenai ilmu paleontologi khusus hewan tertentu. Ketua pimpinan cabang paleontologi menyatakan kekagumannya atas kondisi fosil yang masih sangat terawat dan bahkan terbilang cukup langka karena kerusakannya hanya bersifat minor saja.

Saking bagusnya, kita dapat mengamati dengan mata telanjang di mana ada bagian seperti bekas otot maupun tendon bertengger di sana. Pada beberapa sisi, juga terlihat kemungkinan bekas luka yang menyayat beberapa bagian tulang secara mendalam dan tidak beraturan rupanya, kata Ronan Allain seorang sejarahwan nasional Paris.

Penemuan Fosil Dinosaurus di Prancis Berukuran Raksasa

Berdasarkan pengamatan menyeluruh, dinosaurus yang memiliki ukuran paha hingga seukuran tubuh manusia tersebut pastinya sangat gagah. Beratnya kemungkinan bisa mencapai empat puluh hingga lima puluh ton ketika berusia dewasa, lagipula ia hidup melebihi 140 juta tahun lalu.

Tulang paha sauropoda juga pernah ditemukan sebelumnya pada tahun 2010 dengan panjang 2,2 meter dan memiliki bobot 500 kilogram. Fosil yang berasal dari susunan tulang paha barusan kemungkinan rupanya sama dengan penemuan 2010 dan akan memakan waktu pengerjaan hingga seminggu lamanya hanya untuk sekedar mengangkutnya.

Penemuan Fosil Dinosaurus di Prancis Berukuran Raksasa

Total kelompok ilmuwan ini kurang lebih ada 70 orang dan rencananya mereka akan bekerja banting tulang selama musim panas kemarin. Situs tersebut jauh terkubur dalam kebun anggur sekitaran daerah Charente, masih dalam wilayah Cognac.

Semenjak tahun 2010, sudah melebihi 7.500 fosil dari sedikitnya 40 spesies yang mereka temukan meskipun lokasinya merupakan bekas rawa – rawa. Dengan demikian, tempat itu resmi menjadi salah satu situs terpenting untuk penemuan benda bersejarah sepanjang benua Eropa bahkan hingga ke seluruh penjuru dunia.

Apabila anda sudah terkesan dengan berita itu, maka bersiaplah untuk lebih takjub lagi karena sejatinya masih banyak tersimpan rahasia besar di sana. Serangkaian tulang rangka stegosaurus pun sempat ditemukan dan menyebabkan wartawan datang menghampiri tempat tersebut sampai menjadi padat oleh pengunjung.

Menemukan Lebih Dari Sekedar Hewan Termasuk Tulang Belulang Manusia

Ilmuwan bukan hanya berhasil mengadakan penemuan fosil dinosaurus di Prancis, melainkan juga termasuk tulang belulang manusia purba. Diyakini bahwa tulang manusia tersebut berasal dari jenis Neandertal dan merupakan bagian dari anggota lengan sebelah kiri manusia purba dekat Sungai Seine alias pinggir wilayah kota Paris, Prancis.

Walaupun sedang diadakan rencana Prancis lockdown jilid dua karena kasus covid semakin meningkat, namun tidak menghalangi semangat para peneliti. Mereka tetap melanjutkan pekerjaan seperti sedia kala meskipun harus menerapkan social distancing dan mengenakan masker jika terpaksa harus berdekatan dengan staff lainnya.

Penemuan Fosil Dinosaurus di Prancis Termasuk Tulang Belulang Manusia

Bagaimanapun juga, dari karakteristiknya dapat kita lihat secara seksama bahwa ia sangat mirip dengan kepunyaan manusia neandertal. Dan bukan hanya itu, para pakar arkeolog menetapkan fosil manusia neandertal tersebut kemungkinan masih berusia sangat muda atau setidaknya sedang menginjak usia remaja.

Neandertal adalah tipikal manusia yang masih menjadi saudara erat manusia modern karena tergabung dalam genus Homo dan hidup pada masa Pleistosen. Ilmuwan menetapkan bahwa neandertal telah punah seutuhnya, seraya fosilnya banyak sekali bisa kita temukan sepanjang wilayah Eurasia yaitu Eropa Barat menuju Asia Tengah maupun Utara.

Nama neandertal itu sendiri diambil dari lokasi penemuannya pertama kali yaitu pada negara Jerman, regional Neanderthal, berarti Lembah Neander. Diperkirakan spesies ini telah hidup semenjak 300 hingga 600 ribu tahun lalu dan masih hidup secara nomaden atau berpindah tempat seperti nenek moyang kita.

Tags:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *