Instagram

Mengagetkan! Inilah perubahan algoritma Instagram 2018

Perubahan algoritma Instagram 2018

Algoritma memang menjadi suatu yang sudah banyak diketahui dalam system aplikasi apapun. Algoritma adalah suatu cara aplikasi untuk beroperasi. Dengan kata lain, algoritma inilah yang menuntun aplikasi untuk melakukan sesuatu. Algoritma inilah yang menjadi patokan aplikasi untuk menjalankan tugasnya. Misalnya, dalam menggunakan aplikasi YouTube, maka jika seorang YouTuber ini memberikan konten yang di luar jangkauan, maka dia harus mengisi suatu hal yang diminta oleh YouTube itu. Ada juga, mereka menggunakan hashtag di YouTube agar mereka juga mudah untuk dicari oleh viewer. Selain itu, semakin banyak subscriber, semakin banyak juga uang yang mereka hasilkan. Hal-hal semacam inilah yang tidak bisa dielakkan dan terus dipertahankan oleh YouTube itu. Instagram juga begitu, tapi, Instagram ini mempunyai beberapa perubahan algoritma Instagram yang mendasar tahun 2018 ini.

Instagram memang benar-benar memberikan inovasi yang lebih pada tahun 2018 ini. Buktinya, beberapa perubahan algoritma Instagram ini sangat berbeda dengan sebelumnya. Ada beberapa poin yang harus diperhatikan oleh semua pengguna Instagram di seluruh dunia. Algoritma yang berubah pertama adalah adanya konsentrasi khusus tentang engagement. Engagement ini adalah sebutan untuk interaksi di Instagram yang dilihat dari jumlah like, followers dan comment. Jika engagement ini tinggi, maka Instagram akan sangat menghargai akun pemilik engagement tersebut. Dan sebaliknya, jika akun tersebut tidak mempunyai engagement, maka nilainya tentu akan berkurang di Instagram. untuk itulah banyak orang yang berlomba menaikkan jumlah engagement ini, baik dengan cara manual maupun dengan cara yang instan.

Adapun perubahan lain yang sangat tampak jelas adalah perubahan algoritma Instagram di bidang visual. Instagram telah menyediakan fasilitas terbaiknya dalam visual. Hal ini didukung dengan adanya fitur dalam Insta story dan post yang mengacu pada kemenarikan dari post dan konten tersebut. Selain itu, adanya hashtag yang bisa di-follow juga memudahkan suatu post atau akun untuk mempromosikan dirinya karena mereka mudah ditemukan di explore. Dengan kata lain, hashtag semacam ini sama fungsinya dengan keyword yang ada di suatu pencarian web. Untuk informasi lebih lanjut tentang algoritma ini, sangat disarankan untuk mengikuti per bab dengan melihat situs algoritma Instagram tahun 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *