Bisnis

Perbedaan Laporan Arus Kas Metode Langsung

Perbedaan Laporan Arus Kas Metode Langsung

Tidak dapat di pungkiri bahwa dalam sebuah bisnis namanya arus kas adalah hal yang snagat penting. Oleh karena itu, tidak heran jika setiap jangka waktu akan di lakukan pelaporan arus kas itu sendiri. Pengerian dari arus kas sendiri adalah, arus masuk dan keluarnya kas, atau sejenisnya. Dalam hal ini manajemen arus kas harus di lakukan dengan rapi dan sebaik mungkin sehingga akan menghasilkan bisnis yang baik pula. Jika manajemen arus kas tidak berjalan dengan baik atau bisa di katakan cukup buruk, maka alhasil perkembangan perusahaan pun bisa cukup buruk pula. Nah, melihat akan hal tersebut, tentu saja Anda kini sudah merasa bahwa memahami bagaimana menyusun arus kas yang baik adalah hal yang sangat penting. Oleh karena itu, jenis-jenisnya termasuk laporan arus kas metode langsung dan tidak langsung perlu di pahami juga. Dan untuk mengenalnya lebih jauh, silahkan simak ulasannya berikut ini.

Perbedaan Laporan Arus Kas Metode Langsung
Perbedaan Laporan Arus Kas Metode Langsung

Jenis-Jenis Penyusunan Laporan Arus Kas

Dalam penyusunan laporan arus kas, perlu di ketahui bahwa ada metode tersendiri yang di gunakan. Metode tersebut di bagi dalam dua jenis.  Yang pertama adalah laporan penyusunan arus kas metode langsung, dan yang kedua adalah metode tidak langsung. Dan pengertian serta gambarang keduanya adalah sebagai berikut.

  • Penyusunan arus kas metode langsung

Namanya juga penyusunan secara langsung, tentu saja merujuk pada catatan yang di miliki, atau bisa di sebut cukup manual dalam penerapannya. Secara lebih rinci, bisa di pahami bahwa penyusunan arus kas metode langsung ini di lakukan dengan mendasarkan pada buku kas maupun bank. Ketika menggunakan metode tersebut, hal yang harus di lakukan adalah melaporkan kelompok penerima serta pengeluaran kas dalam setiap kegiatan. Kemudian baru akan di lanjutkan yang namanya kegiatan investasi dan pembiayaan.

  • Penyusunan arus kas metode tidak langsung

Berbeda dengan laporan arus kas metode langsung, untuk metode tidak langsung ini perhitungannya di dasarkan pada laporan laba-rugi dan neraca. Jadi, ada perhitungan tersendiri di dalamnya menggunakan metode khusus, penyesuaian serta beberapa koreksi. Meski tidak secara manual menghitung pada buku kas, tentu saja ada banyak hal yang akan terlibat di dalamny a ketika metode tersebut di terapkan dalam penghitungan.

Keunggulan Menggunakan Laporan Arus Kas Metode Langsung

Dalam sebuah penerapan metode, baik langsung dan tidak langsung, tentu saja ada kelebihan dan kekurangan tersendiri yang akan di dapati. Namun kali ini yang akan di bahas adalah pada metode langsung nya saja. Dan salah satu keunggulan paling menonjol dari metode ini adalah lebih mudah di pahami dan informasi yang di berikan pun bisa lebih banyak. Hal ini tentu saja akan semakin memudahkan dalam pengambilan keputusan berbagai hal bagi sebuah perusahaan. Meski pengumpulan datanya kadang terbilang cukup sulit dan biayanya pun mahal, tetap saja memang kelebihan tersebut tidak dapat di pungkiri. Sedangkan perbedaannya dengan yang tidak langsung, metode tersebut lebih memusatlan apada perbedaan laba bersih dan arus kas.

Demikianlah ulasan mengenai laporan arus kas metode langsung sekaligus sedikit menyinggung metode yang tidak langsung. Dengan kelebihan yang di miliki, jika itu yang terpenting untuk perusahaan Anda, maka hal tersebut bisa di terapkan. Namun, untuk pemilihan metode mana yang di gunakan, bisa Anda putuskan sendiri dengan memperhatikan kebutuhan dan keuntungan untuk perusahaan.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *